Makan Karena Penasaran

ayam goreng
Ada beberapa alasana kenapa orang mampir ke rumah makan, yang pertama karena lapar dan yang kedua karena penasaran. Kemarin sempat di ajak temen pergi ke sebuah warung makan baru di nganjuk, sebut saja warung B. Yang membedakan warung makan B dengan yang lainnya adalah tata ruangnya yang dibuat eksklusive, semacam cafe. Kalau dilihat dari luar tempat tersebut selalu rame dengan pengunjung, terutama pada malam hari.

Teman : bro, mampir ke warung B dulu ya. Gue penasaran sama warung itu? bagaimana rasa masakannya? kayaknya enak sampai tempatnya full terus.
Saya  : Ok.
Teman : Tapi, bayar sendiri – sendiri ya :mrgreen:
Saya  : Ye..kirain di traktir?

***

Kita berdua memilih menu ayam goreng. Setelah hidangan di sajikan, kita langsung makan. Jujur, ayamnya enak dan crispy, kayak KFC. Cuma sambal aja yang kurang mantab.

Teman : Kok pakai sambal botolan??? kurang matap pedasnya.
Saya  : Mungkin cari praktisnya aja, jadi sambalnya bukan sambal yang diuleg (bahasa jawa) di cobek.
Teman : Tahu begini, mending beli sate aja.
Saya  : kamu ini gimana tho? kan kamu ngajak kesini karena penasaran ama makanannya. Dan sekarang kamu dah tahu gimana rasa masakan disini? kan dah tercapai tujuan awalnya.
Teman : iya..ya.. kita makan bukan karena lapar, tapi makan karena penasaran.

Bagaimana dengan Anda, pernah makan karena penasaran? atau malah sering ;)

About these ads

2 responses to “Makan Karena Penasaran

  1. Orang yang penasaran akan sesuatu hal biasanya akan mengambil tindakan untuk memuaskan rasa penasarannya dan menghasilkan sebuah penilaian akan sesuatu hal tsb.
    Ternyata bener juga, sering juga aku makan karena penasaran :-D Biasanya siy karena cerita teman yang bilang makanan itu enak atau seperti temennya Hakim yang lihat warung banyak pengunjung jadi pengin nyicip juga makanannya :-)
    Terus gimana tuh? Hakim & temen masih mau mengulang makan lagi di warung itu ngga? Yang jelas kalo udah mengulangi, bukan karena penasaran lagi deh tapi ketagihan :lol:

    dia cuma bilang, ini yang pertama dan terakhir ;)

  2. saya pernah makan karena penasaran, sama alasannya dengan temennya mas Hakim di sini, penuh terus tempat makannya

    tapi setelah makan dan tidak penasaran lagi, kayaknya saya ga akan pergi ke sana lagi….

    bukan karena saya sudah tidak penasaran lagi, “saya diusir HARGAnya”
    :|

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s